5 Minute Read To Being a FOREVER Sustainable Fashion Lover

Salah satu industri terbesar di dunia, tahukah kamu kalau fashion juga salah satu penyumbang polusi terbanyak? Adakah cara untuk menyiasatinya? Ayo cari tau tentang sustainable fashion!

Image Credit: Retreviews

Dari data riset, pendapatan dari industri fashion mencapai hingga lebih dari £ 1 triliun. Tapi di balik itu semua, limbah dan polusi dari sektor ini juga yang paling intens dan fantastis. 

Enter, Sustainable Fashion

Tidak beda dengan misi sustainable di bidang lain, sustainable fashion adalah prinsip pemenuhan kebutuhan dengan cara-cara berkelanjutan yang lebih eco-friendly

Tak hanya itu, sustainable fashion juga punya dampak positif kepada penggiat dan semua yang terlibat di rantai pasokan mode, termasuk petani, pekerja harian, hingga konsumen dan bahkan komunitas daur ulang.

Jadi, sustainable fashion dapat menyentuh dua sisi paling penting sekaligus, yaitu

  1. Lingkungan, terutama yang berkaitan dengan
  • Pemakaian SDA yang lebih efisien dan hati-hati
  • Produksi dengan sumber energi yang bisa diperbaharui
  • Mengutamakan konsep repair, reuse, reduce & recycle.

2. Sosio-ekonomi, dalam arti semua pemangku kepentingan tetap bisa saling menguntungkan secara sehat.

Sustainable Fashion : You As the Consumer

Penting diingat nih babes, sustainable fashion juga erat kaitannya dengan pola konsumsi dan penggunaan yang lebih bijak. Dibutuhkan perubahan cara konsumsi dan perilaku individu, supaya industri fashion bisa lebih lestari. Untuk yang tertarik belajar lebih jauh, klik deh Green Strategy untuk info lanjut dari sudut pandang produsen dan konsumen.

Dengan partisipasi konsumen atas sustainable fashion, maka perusahaan berskala besar juga akan melakukan perubahan yang menguntungkan semua orang. Sebut saja, beberapa perusahaan mode Swedia yang mulai beralih ke konsep recyclable fashion, rental, dan sebagainya. 

Brand H&M, misalnya, telah menyiapkan sistem pengumpulan dan daur ulang bahan tekstil, disusul nama-nama besar seperti Adidas, Jack & Jones, Puma, dan North Face dengan strategi masing-masing, seperti sertifikasi Fairtrade dan lain sebagainya untuk promosi pola konsumsi yang lebih sadar.

It’s Never Just a Cotton T-Shirt

Membedah sustainable fashion lebih dalam, stylists Yuna & Co. ingin nih mengajak kalian untuk ambil studi kasus : a cotton shirt. 

Cotton plant cotton boll on branch in cotton field

Pasti tahu dong, cotton adalah salah satu material yang nyaman dan paling favorit? Tapi, tahukah kamu dibutuhkan 2.700 liter air untuk menghasilkan satu kemeja katun? That is 2.700 botol air mineral gede, imagine that.

Lalu bagaimana dengan energi yang dihabiskan untuk merawat 1 pcs cotton shirt? Ayo hitung bareng:

  • 1x pencucian = 40 galon air
  • 1x pengeringan = 5x energi pencucian
  • Plus penyetrikaan, perawatan dll yang bisa sejumlah ⅓ dari total konsumsi karbon. 

Padahal, jumlah air bersih yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan manusia dan alam terbatas, bahkan terus bertambah dari tahun ke tahun. Kita harus lebih pintar dalam menggunakan air loh. 

Ini hanyalah satu contoh dari dampak signifikan industri fashion terhadap planet ini. Jadi, penting sekali untuk lebih peka terhadap cara-cara menghemat energi dan air. Cause, it’s never just a cotton shirt. 

The Conclusion & What You Can Do

Eits, jangan keburu khawatir dan jadi alergi fashion yah babes!

Sepanjang konsumen dan produsen saling bersinergi, sustainable fashion bisa jadi solusi yang aman terhadap lingkungan dan sosio ekonomi orang banyak kok. 

Nah, sebagai konsumen kira-kira apa yang bisa kita lakukan, ya? Cek dulu 5 tips dari Yuna & Co. untuk jadi a sustainable supporter!

1. Go Slow

Hindari belanja fast fashion sebisa mungkin. Koleksi preloved/second hand (slow fashion) bisa menjadi salah satu pilihan untuk kamu.

2. Stay Timeless

Incar pakaian dengan model yang timeless alias tetep on-trend supaya tidak tegantung musim.

3. Be fabric-smart

The Concept Wardrobe: Natural Fabric

The Concept Wardrobe: Synthetic Fabric

Prioritaskan material dari kain daur ulang (recycled fabric) atau bisa juga material yang alami seperti katun dan linen, daripada bahan sintetis seperti nilon dan spandeks yang berbahan dasar plastik. Hal ini erat dengan proses pencucian dan pelepasan serat mikro ke sungai atau lautan yang berbahaya bagi lingkungan dan manusia. 

4. Start Investing

Ada harga, ada rupa. Saatnya berinvestasi pada kualitas, dalam arti nyaman, tahan dan juga cocok buatmu.

5. Support Small Business & Each Other

Coba hunting items yang locally-sourced atau dari UKM. Selain itu, donasikan juga barang-barang preloved kamu ke Box of Hope dari Yuna & Co. 

See, there’s SO MUCH YOU CAN DO! Mulai sekarang yuk, cari tahu lebih banyak tentang Box of Hope di sini.

💃 Rekomendasi outfit khusus untuk kamu!

Gak perlu lagi bingung cari style favoritmu. Cobain deh 😉

Back